Selasa, 07 Januari 2014

Mengapa Radio Am Semakin Ditinggalkan ?

“Ganti dong radionya..yang 97,7 fm aja, acaranya asik-asik..” Seperti itulah yang kita lakukan ketika kita ingin memilih radio favorit, yaitu dengan menyebutkan angka dan jenis modulasinya (fm). Banyak orang yang sudah memilih saluran radio Fm untuk mendengarkan acara kesukaan mereka, baik itu program news atau musik. Bahkan teknologi radio saat ini sudah meninggalkan pencarian radio Am dan hanya menyediakan pencarian radio Fm.

Namun, kenapa banyak stasiun radio yang beralih ke Radio Fm ? Mengapa radio Am semakin ditinggalkan ? Jawabannya simple, hal ini disebabkan Radio Am memiliki karakter kualitas suara yang buruk (mono) dan mudah terganggu bila cuaca buruk. Beda dengan Radio FM yang memiliki kualitas suara yang lebih jernih (stereo) dan bisa mengurangi gangguan yang disebabkan oleh cuaca buruk, sehingga stasiun radio yang menggunakan teknologi Fm mampu mengudara dengan lancar dan memberikan kepuasan suara yang bagus kepada pendengar.

Meskipun peralihan dari Am ke Fm memakan biaya yang besar, seperti penggantian transmiter dan receiver, radio yang tidak melakukan perubahan dalam pelayanan dan kualitas suara tentu akan semakin ditinggalkan oleh pendengarnya. Dan itu merupakan kerugian yang sangat besar.

Minggu, 05 Januari 2014

3 Cara Mudah Mengenal Dunia Radio

Ada beberapa orang yang ingin mengenal dunia radio secara profesional. Materi yang ingin dipelajari tentu bukan sebatas teknik siaran radio, karena masih ada banyak hal menarik yang bisa dipelajar di dunia radio, misalnya saja mempelajari program siaran, manajemen keuangan radio, editing audio, atau mengenal lebih dalam tentang teknologi radio yang sedang trend.

Nah, sekarang buat kamu yang ingin mengenal dunia radio lebih dekat dan mempelajarinya tanpa harus mengeluarkan waktu yang banyak dan biaya yang mahal, berikut beberapa tipsnya buat kamu :

Mendengarkan siaran radio. Buat kamu yang ingin mempelajari teknik siaran radio atau menjadi seorang penyiar, cara ini merupakan cara yang paling simple. Cobalah mendengarkan penyiar radio saat mengudara. Pada moment itulah kamu bisa belajar apa yang harus dilakukan penyiar, misalnya saja tentang bagaimana ia membuka acara, berinteraksi dengan pendengar, dan gaya bicaranya selama siaran. Karena setiap penyiar memiliki karakteristik yang berbeda, maka dari itu akan lebih baik bila kamu mendengarkannya lebih dari satu penyiar radio dan dari radio yang berbeda-beda pula, supaya kamu memiliki banyak referensi. 

Ikuti akun sosial media orang-orang yang bekerja di radio. Ketika kita mengikuti akun mereka, kita bisa bertanya secara langsung tentang dunia radio pada mereka. Bahkan tak jarang mereka memposting informasi tentang dunia radio di akun mereka, seperti tips, event dan lowongan kerja di studio mereka. 

Ikuti seminar atau workshop tentang radio. Dengan mengikuti seminar kamu bisa belajar langsung dari ahlinya, bahkan kamu bisa tanya jawab langsung dengan si pembicara. Bila kamu mengikuti workshop radio, selain teori kamu juga bisa langsung praktek di sana. Di acara seperti ini kamu juga bisa menjalin relasi dengan orang-orang yang menyukai dunia radio, cobalah untuk berkenalan dengan peserta lain di sebelahmu, siapa tahu orang yang di sebelahmu itu juga merupakan seorang praktisi di dunia radio. Dan jangan takut untuk berkenalan dengan pembicara juga, tunjukkan bahwa kamu memiliki antusias yang tinggi dalam mempelajari dunia radio, tak jarang para pembicara itu dengan senang hati berkenalan, bahkan memberikan nomor telfon dan kartu nama. Bila kamu memiliki banyak relasi dengan para praktisi radio, kamu akan memiliki banyak referensi tentang dunia radio, semakin beragam profesi mereka (penyiar, audio editing, produser, program director, dll) maka semakin komplit pengetahuan yang bisa kamu dapat.